Upaya Menggaet Sektor UKM oleh Bank Syariah

UKM, yang merupakan kepanjangan dari ”Usaha Kecil Menengah”, merupakan sebuah badan usaha, baik menjual barang ataupun jasa yang bisa dikatakan masih tergolong baru, biasanya ada keunikan yang ditawarkan dan masih harus melalui berbagai macam tantangan untuk dapat terus eksis dan berkembang sehingga benar-benar butuh perlakuan khusus. Karena, muara dari penghasilan UKM adalah selling. Maka, disinilah letak peran dari Bank Syariah untuk dapat menentukan apakah UKM tersebut benar-benar berpotensi atau tidak.

Caranya adalah dengan memonitoring omzet penjualan UKM tersebut secara tidak langsung, apakah sesuai dengan target pada business plannya atau tidak dengan menggunakan e-commerce.

Jadi, sebelumnya Bank Syariah harus bermitra dengan salah satu toko on-line yang ada di Indonesia. Contohnya untuk yang BUMN adalah plasa.com. Konon, telkom telah menghabiskan uang yang banyak sekali untuk dapat membangun website ini, yang khusus diperuntukkan juga untuk penggiat UKM. Tentu saja banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh para penggiat UKM tersebut dengan menggunakan sistem e-commerce ini jika dibandingkan dengan toko konvensional.

Alur dari monitoring secara tidak langsung ini adalah sebagai berikut.

Pertama, penggiat UKM harus mendaftarkan diri sebagai nasabah Bank Syariah dan punya account di salah satu toko on-line yang menjadi mitra terpercaya Bank Syariah tersebut. Jika sistemnya seperti pada plasa.com, apabila terjadi order, pihak Bank akan selalu tahu karena terjadi transfer dari pihak pengelola toko on-line ke Bank Syariah. Ini juga mencegah adanya penipuan, karena transfer hanya terjadi lewat satu pintu tersebut, yakni dari pengelola toko on-line ke Bank Syariah dengan memakai rekening pemilik UKM. Nah, dengan cara ini pihak Bank akan secara otomatis tahu omset penjualan dari UKM tersebut lewat frekuensi dan kuantitas transfer yang terjadi tiap hari. Dari sinilah, pada akhirnya pihak Bank dapat menilai apakah UKM tersebut benar-benat berpotensi atau tidak. Inilah yang dimaksud ”monitoring secara tidak langsung”, dimana pihak Bank tidak turun langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi dan berarti tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Bisa anda nikmati versi lengkapnya di:

http://ib-bloggercompetition.kompasiana.com/2010/10/10/upaya-menggaet-sektor-ukm-oleh-bank-syariah/

About royani

You could know everything about me in my linkedin page. I've put it in the sidebar beside. So gladly that you arrive in here. Hopefully that you will re-visit in other chance.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s