Cyber-Education: Are Joking or Something?


Jika bicara tentang cyber-education, apa yang pertama ada di dalam benak kita?

Tentu, sebagian besar akan berpikiran bahwa cyber-education adalah suatu model pembelajaran jarak jauh atau yang lebih dikenal dengan sebutan e-learning. Tidak salah memang, tetapi bagi saya cyber-education merupakan sebuah upaya untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi internet sebagai sarana belajar sehingga pada akhirnya kita mampu mengembangkan diri di zaman globalisasi ini. Maka, segala apapun yang kita lakukan di dunia maya, jika itu memiliki added value bagi kita, bisa kita sebut sebagai cyber-education.

Penggunaan internet secara luas memang telah sedemikian kentaranya di Indonesia. Dari data yang ada saja menunjukkan bahwa terdapat 63% dari jumlah penduduk Indonesia yang mengakses internet selama kisaran 1-2 jam per harinya. Ini adalah bukti bahwa sebenarnya sebagian besar rakyat Indonesia memang sudah aware dengan teknologi yang satu ini. Ditambah lagi, jika kita flashback ke tahun 2010 yang lalu, Indonesia berhasil mendapat peringkat ke-2 sebagai negara dengan pengguna facebook terbanyak di dunia.

Lantas, sudahkah kita memanfaatkan media internet ini dengan bijak?

Ini adalah suatu pertanyaan yang harus menjadi renungan kita bersama. Coba hitung berapa banyak dari kita yang benar-benar memanfaatkan media internet ini untuk kepentingan edukasi? Bukan hanya sebagai media hiburan maupun sekedar basa-basi di dunia maya semata. Jangan sampai kita hanya menjadi user, yaitu sekedar penikmat teknologi dan menjadi pasar untuk meraup keuntungan pihak tertentu. Jika hal tersebut tetap terjadi, maka slogan “Cyber-Education for Better Future of Indonesia” hanya akan menjadi sebuah joking. Kita harus bisa mengubahnya menjadi ’something’ yang nantinya diharapkan akan menjadi sebuah anak panah perubahan demi Indonesia yang lebih baik.

Maka, cara termudah dalam merealisasikan cyber-education ini adalah dengan kita memiliki sebuah blog. Blog dapat dimanfaatkan sebagai media bereksplorasi dan belajar dengan cara menuliskan kembali materi-materi pelajaran yang kita dapat dari dosen. Tentu saja dengan terbatasnya space di blog, mau tidak mau kita harus dapat meringkas materi tersebut. Nah, kunci dimana kita bisa belajar disini adalah dilihat daripada kemampuan kita dalam meringkas suatu materi.

Tentu saja masih banyak cara yang lainnya sesuai kreativitas kita masing-masing. Sebagai penutup, mari manfaatkan teknologi demi kesejahteraan bangsa.

About royani

You could know everything about me in my linkedin page. I've put it in the sidebar beside. So gladly that you arrive in here. Hopefully that you will re-visit in other chance.
This entry was posted in artikel, lomba, refleksi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Cyber-Education: Are Joking or Something?

  1. ini sudah tak komeni…….

  2. ngeblog dengan tujuan positif yakni berbagi🙂

  3. Sabjan Badio says:

    63% angka yang cukup tinggi. hanya saja, sayangnya angka tersebut terkumpul di titik-titik tertentu. masih banyak tempat di Indonesia yang angka penggunaan internetnya 0%. Kapan ya internet bisa lebih murah lagi (utk kantong rata-rata orang Indonesia).

  4. Sindhu says:

    Malah sekarang, pengguna internet Indonesia udah mencapai 45 juta pengguna lebih. Ini angka yg besar…
    Suatu revolusi yg sangat brilian. Namun, diperlukan sikap bijak dan hati-hati dalam penggunaannya.

    Salam kenal.
    My blog: http://0sprey.wordpress.com

  5. edi subkhan says:

    Yups, ayo manfaatkan dunia cyber ini buat kebaikan, berbagi ilmu, dan membangun ilmu bersama2 he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s