Time

Dinamika waktu itu sangat aneh. Kadang kita merasa waktu untuk pulang ke rumah lebih cepat ketika pergi, meskipun kenyataannya jarak yang ditempuh sama. Ketika bersenang-senang, waktu terasa sangat singkat. Sebaliknya,ketika menunggu seseorang serasa amat lambat. Banyak kejadian dalam hidup ini, seolah-olah ingin menerangkan bahwa waktu selalu tidak berada di pihak kita. Good things take time to show the effect, but bad things happen faster.

Melakukan suatu kebiasaan yang baik, butuh waktu. Tidak serta merta orang jadi juara misalkan, tanpa adanya tes. Untuk lulus tes, butuh latihan, disiplin dan yang terpenting waktu. Sedangkan, untuk gagal, cukup diam saja. Tidak melakukan apa-apa.

Hidup manusia, ada yang berkata dibagi menjadi tiga bagian. Dua puluh tahun yang pertama, kedua dan yang ketiga. Saat ini, saya tengah berada pada fase yang kedua. Antara umur 20 – 40 tahun. At least, disinilah kita mulai mengenal diri kita. Ketika melihat teman sekolah/sekuliah kita mulai mengambil jalan hidup yang tidak sama dengan kita. Tak disangka-sangka, ada yang punya karir mentereng sampai ada juga yang harus lebih dulu meninggalkan dunia ini. Tak pernah ada yang tahu rahasia hidup. Romansa masa sekolah/kuliah kembali terngiang di pikiran. Waktu seperti terbang meninggalkan kita dan saatnya kita harus terus berjalan ke depan dan mencoba mengetuk tiap pintu yang kita tidak tahu akan mengarah kemana. Hidup seakan tak berbekas.

Orang mencari emas, belum tentu mendapatkan emas. Orang mengharapkan seorang kekasih, belum tentu dia mau membalas perasan kita. Namun, selagi masih punya waktu, apaa salahnya kita berusaha. Bumi ini luas, barangkali jika di bagian barat tak ada lagi emas, kita bisa bergerak ke arah timur, atau utara. Mungkin juga selatan. Berlaku juga untuk mereka yang mencari cinta. Barangkali dia ragu, dan butuh kesempatan yang kedua agar yakin dengan kita.

Maka, kunci daripada kebahagiaan itu sebenarnya adalah antusiasme dalam hidup. Berpikir bahwa jalan itu selalu ada dengan batasan-batasan tertentu.

Waktu tidak akan pernah bisa ditemukan bila kita mencarinya, karena kitalah yang harus membuat waktu. Buat waktu untuk merenung dan merencanakan sesuatu. Buat waktu untuk ke toko buku, refreshing, jalan dengan teman dan lain-lain. Jangan lupa, buat waktu untuk berdamai dengan Tuhan. Karena tidak selalu, apa yang kita rencanakan akan selalu berhasil. Apa yang kita impikan itu terkabul. Segala sesuatu diatur oleh tangan yang sama. Terkadang, ada sesuatu yang sudah lama kita harapkan namun, belum juga diberikan karena sebenarnya kita belum siap. Bisa-bisa jika ia diberikan, malah akan menimbulkan penderitaan.

Dari kesemuanya itu, maka yang dibutuhkan sebenarnya oleh diri kita ini adalah kemampuan dalam menata hati. Jika dalam keadaan senang, sisihkanlah 10% di hati kita untuk merenung. Jika dalam keadaan sedih, sisihkanlah 10% untuk bergembira. Semua itu agar kita tidak menjadi lupa akan hakikat waktu. Jangan sampai butuh satu bulan untuk bersedih, ketika kekasih meninggalkan kita.

Waktu memang selalu berpihak pada orang-orang yang sabar, tetapi dia akan meninggalkan mereka yang telah terlambat.

time_flies_quote-420523

Have a nice week-end.

NB: SEBUAH PENELITIAN MENGATAKAN ALASAN KENAPA KITA MERASA WAKTU BERJALAN LEBIH CEPAT KETIKA KITA PULANG DARIPADA KETIKA BERANGKAT ADALAH KARENA KEADAAN MENTAL (MENTAL STATE) KITA YANG BERBEDA PADA DUA KONDISI TERSEBUT. DIKUTIP DARI: LEMONDE.FR (Lupa edisi berapa)

 

 

About royani

You could know everything about me in my linkedin page. I've put it in the sidebar beside. So gladly that you arrive in here. Hopefully that you will re-visit in other chance.
This entry was posted in artikel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s